GSMS 2020

Tari bebungah atau dalam bahasa Indonesia nya yaitu gembira, bahagia, yang memiliki arti suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kecukupan hingga kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan yang intens. Tari Bebungah ini merupakan tari garapan baru. Di dalam tarian ini, memiliki makna yaitu ungkapan perasaan kebahagiaan yang dirasakan masyarakat untuk menyambut datangnya New Normal, setelah berakhirnya pandemi yang cukup lama. Mereka menari dengan ekspresi yang sangat bahagia. Gerakan – gerakan dalam tari ini sendiri cukup bervariasi yaitu, lincah, lemah gemulai, dan tegas, yang pada intinya menggambarkan keadaan masyrakat yang sangat gembira.

20 penari dari SMP Negeri 3 Mranggen ambil bagian dalam kegiatan GSMS atau Gerakan Seniman Masuk Sekolah terdiri dari

1. Allicya Putri Ivana. VII.C
2. Nur Indah Arditya. VII.D
3. Firza Auliya Hanisa. VII.F
4. Nabila Syiha Naurah. VII.G
5. Qonita Faustina Nurani. VII.G

6. Vanya Fitria Ramadhani. VII.I
7. Kezia Karmelia Putri. VIII.A
8. Adinda Dwi Anggraini. VIII.D
9. Cinta Zsa – Zsa Yunitarahma. VIII.D
10. Brenda Febri Andita Putri. VIII.F
11. Naila Nissa Nathania. VIII.F
12. Ellen. VIII.J
13. Andhika Chandrakusuma. IX.C
14. Nasyilla Adely Cornelia. IX.D
15. Fatma Azkia Zahra. IX.D
16. Septia Dwi Liyani. IX.E
17. Nabila Dini Fatikasari. IX.F
18. Arinda Putri Oktaviana. IX.F
19. Halyza Nada Kirana. IX.G
20. Neisya Latifa Zahra. IX.H

Pelaksanaan pementasan Tari Bebungah ini dilaksanakan di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak. Pada acara GSMS tersebut diikuti oleh beberapa sekolah yang ditunjuk oleh Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak untuk bisa menampilkan dan menunjukkan kreatifitas masing-masing sebagai wujud cinta akan seni dan budaya.

SMP Negeri 3 Mranggen sendiri tampil mewakili SMP yang berada di wilayah Kecamatan Mranggen. mereka melakukan latihan dengan sungguh-sungguh untuk tampil di acara GSMS tersbut. mereka menjalani  latihan hampir setengah bulan dengan tetap melaksanakan protokoler kesehatan, memamkai masker  atau facesield. sementara iringan musiknya merupakan gabungan dari iringan tari warag dugder dan tari grinjing setelah di mix menjadi iringan musik tari bebungah.